Industri Software sedang menuju komputasi terpusat, tren dimana data dan program dipindahkan dari PC Desktop tradisional dan digantikan dengan Cloud. Cloud computing merupakan sekumpulan server yang besar dikemas dengan daya komputasi dan ruang penyimpanan yang dapat diakses melalui Internet. Daripada harus mengatur infrastruktur sendiri untuk menjalankan aplikasi, space penyimpanan dan komputasi bisa dibeli dari provider layanan eksternal. Dari sudut pandang customer, keuntungan dari model ini adalah dapat secara dinamis menyesuaikan kemampuan komputasi naik ataupun turun sesuai kebutuhan pada waktu tertentu, sehingga bisa dipastikan tidak ada biaya dikeluarkan untuk kapasitas pemrosesan yang berlebih namun infrastruktur dapat diskala sesuai perkembangan bisnis. Salah satu penyedia layanan cloud computing adalah Microsoft dengan Windows Azure nya.

Service yang ditawarkan oleh Azure menggunakan standar industri seperti protokol SOAP, REST, maupun XML, sehingga menggunakannya tidak akan menjadi masalah sistem operasi apa yang digunakan.

Platform Microsoft Azure merupakan sekumpulan teknologi cloud, yang dikelompokkan dalam 4 kelompok utama:

  1. Windows Azure
  2. .Net Service
  3. SQL Service
  4. Live Service

clip_image002

Windows Azure adalah sistem operasi cloud computing berbasis Windows yang berjalan pada mesin dengan jumlah besar, dimana mesin tersebut berlokasi di pusat data Microsoft yang tersebar di seluruh dunia dan dapat diakses melalui internet. Sebuah komponen bernama Azure Fabric dibangun diatas mesin-mesin tersebut dengan tujuan untuk mengumpulkan kekuatan pemrosesan terdistribusi yang sangat besar dan menunjukkannya sebagai satu kesatuan bagi lapisan di atasnya. Dua layanan utama Windows Azure yaitu komputasi dan penyimpanan dibangun diatas Azure Fabric.

clip_image004

.NET Service merupakan service berbasis cloud untuk menjawab tantangan infrastruktur dalam menciptakan aplikasi terdistribusi. Komponen .NET service meliputi service untuk access control, penyebaran aplikasi yang dapat diakses melalui internet, dan komposisi aplikasi yang mudah dibangun dengan bantuan workflow. SQL Service merupakan service berbasis cloud yang menyediakan fasilitas penyimpanan data. Biar bagaimanapun, data diquery menggunakan SOAP ataupun REST protokol. Sedangkan Live Service menyediakan akses data yang berasal dari aplikasi Microsoft Live. Data ini secara opsional dapat disinkronkan secara otomatis dengan client.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *